About

msalman at a glance

Muhammad Salman Farisyi (2009), a young visual artist with autism spectrum disorder who was born in Jakarta. He is proof his parents’ persistence and patient after 13 years fighting out 6 IVY (test tube baby treatment). Salman paints not only for the sake of art but also as a part of his therapy to be focused. His painting share his love for her beloved late Grandmother. Currently, Salman is still studying at Cikal Inclusion Education in Lebak Bulus, Jakarta.

Salman started a painting exhibition since November, 2021 at Hadiprana Art Centre, Kemang in collaboration with Sahabat Kak Toto with the theme "Neurodivergent Youths – The Sun Never Sets (in our world). After that, Salman participated in many painting exhibitions in Jakarta. In June, 2022 at the National Awakening Museum with Young Artists Outsider Art Jakarta and at Taman Ismail Marzuki with the Jakarta Outsider Art Community. In August 2022, an exhibition at Hadiprana Art Centre, Kemang with Kak Toto with the theme Family Art Day. At the end of 2022, Salman made a Solo Exhibition with the theme "Blossoming Ability" at Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta in collaboration with Yayasan Danuraja Kreasi Indonesia. Then from March to April, 2023, "Spectrum of Imagination" by Outsider Jakarta Corner at Hadiprana Art Centre Kemang. In mid-April 2023, Salman participated in the exhibition "Bianglala Seribu Imaginasi" by Bentara Budaya and Yayasan Autism Indonesia at the Bentara Budaya Building, Jakarta.

Salman has several projects starting in 2022. In April, 2022, Salman had the opportunity to become one of the young artists who painted on a Porsche Taycan car worth 3.6 billion Rupiah at Porsche Indonesia. At the end of 2022, Salman painted a Mural on a Transjakarta Bus organized by PT Trans Jakarta with Outsider Art Jakarta. And in early 2023, Salman's painting design is used on football uniforms, Java Soccer Academy Jakarta and the soccer uniforms are already worn in domestic matches and Asian countries.

In 2024, Salman has received a lot of invitation to participate in Exhibition in Indonesia, South Korea, and Japan. He make a exhibition tour to Japan and South Korea (7 exhibitions). One paintings of Salman has already put on Yokohama Art and Design University in Japan. We hope that Salman’s paintings could be source of inspiration for disable and parents who fight to take care of people with disabilities. Salman show that with love, support and determination, we can achieve our dreams no matter the barriers.

Muhammad Salman Farisyi (2009)

is a young visual artist who was born in Jakarta. Currently, Salman is still studying at Cikal Inclusion Education in Lebak Bulus, Jakarta.

Visi

Visi kami adalah menciptakan ruang seni inklusi yang merangkul keberagaman ekspresi dan mempromosikan karya seni outsider. Kami bertekad untuk menjadi pusat inspirasi yang mendorong pemahaman dan apresiasi terhadap seni dari berbagai latar belakang, sehingga menciptakan hubungan yang lebih erat antara seniman, kolektor, dan masyarakat.

Tumbuh Bersama Seni Inklusi
Dengan Kreativitas Tanpa Batas

Misi

Memberikan Platform Inklusif
Kami berkomitmen untuk memberikan peluang bagi seniman dari semua latar belakang, termasuk mereka yang berpartisipasi dalam seni outsider, untuk mengungkapkan diri dan memamerkan karyanya.
Pendidikan dan Kesadaran
Kami akan mendidik masyarakat tentang seni inklusi dan outsider, meningkatkan kesadaran akan keunikan ekspresi ini, dan mempromosikan pemahaman yang lebih baik tentang seni alternatif.
Pendidikan dan Kesadaran
Kami akan mendidik masyarakat tentang seni inklusi dan outsider, meningkatkan kesadaran akan keunikan ekspresi ini, dan mempromosikan pemahaman yang lebih baik tentang seni alternatif.
Kepemimpinan dalam Seni Inklusi
Kami akan menjadi pemimpin dalam mendukung seni inklusi dan outsider, menciptakan model terbaik untuk galeri seni serupa di seluruh dunia.
Aksesibilitas
Kami akan menjadikan seni lebih mudah diakses oleh semua lapisan masyarakat, termasuk mereka dengan tantangan fisik atau ekonomi.
Penyadaran Potensi
Kami akan membantu seniman inklusi dan outsider mengenali potensi mereka dan mencapai prestasi tertinggi dalam karyanya.
Previous slide
Next slide

Milestones

Award